Ardi Bakrie Bantah Tulis “E-mail” soal Iklan Jokowi dan Apa Kata ARB ?

foto : Calon presiden yang juga Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie didampingi istrinya Tatty Murnitriati, putranya, Ardi Bakrie, dan menantunya, Nia Ramadhani, menyapa kader dan simpatisannya saat kampanye di GOR Ciracas Jakarta Timur, Selasa (18/3/2014). Kampanye Golkar pertama di Jakarta ini dihadiri sekitar 2000 kader dan simpatisan dari seluruh DKI Jakarta | TRIBUNNEWS/HERUDIN

Ardi Marah dengan Iklan Jokowi, Apa Kata Aburizal Bakrie?

JAKARTA – Angpao888.com : Raut wajah Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie mendadak berubah saat ditanya soal kemarahan putranya, Anindra Ardiansyah Bakrie alias Ardi Bakrie, yang menjadi Presiden Direktur Viva.co.id. Sebelumnya, sebuah surat elektronik yang mengatasnamakan Ardi Bakrie beredar. Isinya, ia marah dengan iklan kampanye bakal calon presiden PDI Perjuangan Joko Widodo di laman Viva.co.id.

“Itu urusan Ardi,” kata Ical, di kediamannya, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (9/4/2014).

Ical kemudian menghindari pertanyaan lanjutan wartawan. Ia mengalihkan pembicaraan dengan mengajak para wartawan untuk berdoa agar pelaksanaan Pemilu 2014 dapat berjalan lancar.

Kemarahan Ardi Bakrie

Sebelumnya, surat elektronik yang diduga berasal dari Ardi Bakrie dan ditujukan kepada internal Viva.co.id sempat beredar. Dalam surat elektronik tersebut, Ardi marah karena munculnya iklan kampanye Jokowi di laman Viva.co.id. Kemarahan Ardi ke internal perusahaannya diungkap salah satu Kompasianer.

Berikut isi surat elektronik tersebut:

Para Direksi, khususnya Pemred,

Saya yakin banget di tmpat kita telah disusupi orang yang hatinya tidak satu arah dengan perusahaan yang pernah saya sampaikan.

Kalau keyakinan saya salah mengenai penyusupan, tandanya pada bodoh saja semua yang kerja disitu kalau tidak melihat kesalahan ini.

Baru saja saya lihat, mungkin selama satu jam, di tempat paling sakral kita, yaitu di bagian foto yang selalu berganti-ganti, ada gambar Jokowi coblos no. 4.

Persis sekali seperti iklannya yang ditaruh di sebelah kanan yang memang bagian advertising. Ide siapa sih ?? Bodoh sekali!!! Pura-pura ngga ngerti, sengaja, apa emang dibayar sm partai lain untuk melakukan itu di tempat yang paling sakral itu??

Kalau mengenai iklan PDIP yang ada di sebelah kanan itu, saya bisa sedikit mengerti karena maksudnya berjualan di tmpat jualan, bukan di bagian redaksional.  Walaupun saya  juga  tidak suka dan tolong utk diganti sekarang.  Materi akan saya attachkan pada email ini dan berikutnya untuk dipasangkan berganti gantian disitu.  Thx.

Apabila ada yang tidak suka akan kebijakan saya ini, silahkan ajukan surat resignation sebelum ayam berkokok besok pagi. Lebih cepat lebih bagus. Saya benci orang2 munafik atau pun orang bodoh yang tidak loyal.

PS:
Saya emailkan dgn gmail krna bisa di attach file lebih besar, bukan karena saya takut.
Kalau hubungannya mengenai orang tua yang di dzolimi, ngga ada takutnya saya. semua halal!!!

Rgds,
AAB

Pages: 1 2

Comment Here