Asyik Masak, Rumah Farah Quinn Dirampok

foto : Farah Quinn

JAKARTA – Angpao888.com : Rumah Farah Quinn di Jalan Bangka, Mampang Pela, Jakarta Selatan dibobol perampok pada Kamis (10/04) sekitar pukul 03.00 WIB, dini hari. Saat kejadian, Farah dan keluarganya tengah berada di Singapura. “Farahnya dan keluarga masih di Singapura,” ujar Anti manajer Farah saat dihubungi melalui telepon, Kamis (10/4) sore. Anti juga mengatakan, Farah sudah diberitahu tentang peristiwa nahas tersebut. “Sudah, dia (Farah) sudah tahu kejadiannya.

Peristiwa perampokan ini ternyata tak membuat Farah merasa sedih. Buktinya, Chef seksi ini masih bisa tersenyum saat menghadiri acara perlombaan memasak di Singapura. “Meski tadi pagi mendapat kabar buruk, kesuksesan tim kami presenting Indonesia di Rougie Event Singapore cukup mengobati,” tulis Farah dalam akun Twitter-nya, Kamis (10/4) petang.

Menurut wanita berkulit eksotis ini, timnya sukses membuat mie pangsit dan membuat kagum para juri sehingga Farah lupa dengan peristiwa perampokan tersebut. “Kami menyajikan mie pangsit kecap manis, sweet chilli, lime, bawang goreng dan seared Rougie Foie Gras. Laris manis!,” tulis Farah lagi.

Dari aksinya, para perampok berhasil menggondol sejumlah perhiasan dan satu unit mobil. “Diketahui bahwa mobil Innova hitam nopol B 8659 IQ, brankas, perhiasan dan kunci mobil Vellfire milik ibu Farah Quinn sudah tidak ada,” papar Rikwanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan, Kamis (10/4) sore. Selain itu uang Rp 1,6 juta milik sopir Farah bernama Wira Widya juga ikut digondol pelaku.

Para perampok yang berjumlah dua orang itu membawa senjata tajam. Untuk meluluskan aksinya itu, para perampok mengikat orang-orang yang berada didalam rumah Farah. Bahkan, untuk menakut-nakuti seisi rumah, mereka tak segan-segan menempelkan golok di leher salah satu karyawan Farah.

“Pelaku juga menempelkan golok di leher Wira Widya dan Wasruri, tukang kebunnya,” jelas Rikwanto. “Saat ini kami mendalami keterangan empat orang saksi, yaitu Wira, Wasruri, Rizarno, dan Syaiful (keamanan),” jelas Rikwanto.

Rikwanto menambahkan pasca kejadian, polisi sudah melakukan olah TKP dan sejauh ini sudah tiga saksi diperiksa polisi untuk dimintai keterangan, mereka yakni Rizarno, Syaiful dan Widya Widyaputra.

Sementara Kapolsek Mampang Prapatan, Kompol Bambang Hariwibowo menegaskan, dari TKP polisi berhasil mengamankan 3 tali sepatu, 1 sarung golok dan lakban berwarna hitam. “Saat ini kasus masih dalam penyelidikan,” tegas Bambang.

Menurut Bambang, tak lama setelah pelaku mengambil sejumlah harta benda di rumah Farah, si pembantu yang terikat tangannya langsung berusaha melepaskan diri dan berlari ke arah pos polisi yang tak jauh dari rumah. “Kebetulan di sana masih ada polisi yang baru saja mengamankan TPS. Saya langsung dikontak dan langsung menuju TKP,” jelasnya.

Kejadian bermula saat saat Wira dan Wasruri tidur di pos penjagaan. Tiba-tiba dua orang tak dikenal datang dan langsung mengikat tangan, kaki, serta melakban mulut dan mata keduanya.

“Si perampok juga mengancam dengan menempelkan golok di leher wira sambil mengambil dompet yang berisi uang tunai Rp 1,6 juta,” papar Bambang.

Perampok yang diketahui berjumlah dua orang itu langsung mengambil sebuah brankas serta mobil Innova berwarna Hitam yang berada di halaman rumah. “Tak lama pelaku kabur dan si pembantu berusaha melepas ikatan dan lakban. Ketika dicek ada sejumlah barang yang hilang, dia langsung melapor ke polisi,” tutur Bambang. n bs

Sumber : Surabayapagi.com

Comment Here