Awas Stroke Bisa Datang Tiba-tiba

ilustrasi penyakit stroke | ADETAO | Dibaca 113

Angpao888.com : Stroke adalah suatu penyakit kematian jaringan otak (infark serbral) yang terjadi karena berkurangnya aliran darah dan oksigen ke otak.

Penyakit stroke dapat menyerang siapa saja tanpa mengenal jabatan maupun strata sosial, yang lebih parahnya lagi seiring berjalannya waktu, stroke dapat menyerang manusia di usia produktif, bahkan dibawah usia 45 tahun.

Indonesia menempati peringkat ketiga mematikan setelah jantung dan kanker.

Sebagian besar kasus stroke terjadi secara mendadak, sangat cepat dan menyebabkan kerusakan otak dalam beberapa menit (completed stroke). Kemudia stroke menjadi bertambah buruk dalam beberapa jam sampai 1-2 hari, akibat bertambah luasnya jaringan otak yang mati (stroke in evolution).

Kelainan neurologis yang terjadi akibat serangan stroke bisa lebih berat atau lebih luas, berhubungan dengan koma atau stupor dan sifatnya menetap. Selain itu, stroke bisa menyebabkan depresi atau ketidakmampuan untuk mengendalikan emosi.

Tanda dan gejala penyakit stroke dapat diamati dan terdapat 22 hal sebagai berikut:

1. Adanya serangan defisit neurologis fokal. Berupa kelemahan atau kelumpuhan lengan atau tungkai salah satu sisi tubuh.

2. Hilangnya rasa atau adanya sensasi abnormal pada lengan atau tungkai salah satu sisi tubuh. Biasanya orang menyebut baal atau mati rasa sebelah badan, terasa kesemutan dan seperti terkena cabai atau rasa terbakar.

3. Mulut, lidah mencong bila diluruskan.

4. Gangguan atau sulit menelan dan minum sering keselek (tersedak).

5. Bicara tidak jelas, sulit berbahasa, kata yang diucapkan tidak sesuai keinginan atau gangguan bicara berupa pelo, sengau, ngaco, dan kata-katanya tidak dapat dimengerti atau tidak dipahami (afasia). Selain itu, bicara tidak lancar, hanya sepatah-sepatah kata yang terucap.

6. Sulit memikirkan atau mengucapkan kata-kata yang tepat.

7. Tidak memahami pembicaraan orang lain.

8. Tidak mampu membaca dan menulis serta tidak memahami tulisan.

9. Tidak dapat berhitung, kepandain menurun.

10. Tidak mampu mengenali bagian dari tubuh.

11. Hilangnya kendalian terhadap kandung kemih, kencing yang tidak disadari.

12. Berjalan menjadi sulit, langkahnya kecil-kecil.

13. Menjadi pelupa (amnesia/dimensia)

14. Vertigo (pusing,puyeng) atau perasaan berputar yang menetap saat tidak beraktifitas.

15. Awal terjadinya penyakit (onset) cepat, mendadak dan biasanya terjadi pada saat beristirahat atau bangun tidur.

16. Hilangnya penglihatan, berupa penglihatan terganggu, sebagian lapang pandangan tidak terlihat, gangguan pandangan tanpa rasa nyeri, penglihatan gelap atau ganda sesaat.

17. Kelopak mata sulit dibuka atau dalam keadaan terjatuh.

18. Pendengaran hilang atau gangguan penedangaran, berupa tuli satu telingan atau pendengaran berkurang.

19. Menjadi lebih sensitif: menjadi mudah menangis atau tertawa.

20. Kebanyakan tidur atau selalu ingin tidur.

21. Kehilangan keseimbangan, gerakan tubuh tidak terkoordinasi dengan baik, sempoyongan, atau terjatuh.

22. Gangguan kesadaran, pingsan sampai tidak sadarkan diri.

Pages: 1 2

Comment Here