Bonanza Piala Dunia buat Para ‘Jomblowati’ Brazil

Para bidadari Brasil acap berburu pendatang sebagai pasangan di berbagai fan fest dan tempat-tempat ramai di berbagai kota penyelenggara Piala Dunia (Foto: Pilar Olivares/REUTERS) | Dibaca 15

RIO DE JANEIRO – Angpao888.com : Tak dipungkiri lagi bahwa gebyar Piala Dunia turut mendatangkan beragam bonanza alias tambang emas atau keuntungan buat warga lokal Brasil. Keuntungan dalam hal perputaran uang, sampai “perputaran” kisah kasih dari para turis mancanegara.

Ya, tempat-tempat seperti Fan Fest yang bertebaran di kota-kota penyelenggara tak hanya jadi wadah buat pedagang-pedagang lokal meraup keuntungan bisnis mikronya dengan beragam barang yang dijajakan – tapi juga jadi tempat para bidadari lajang Brasil berburu cinta!

Renata de Mouro Moitinho salah satunya. Terlepas dari dibantainya Seleção oleh Jerman, ‘jomblowati’ berusia 22 tahun itu dengan riangnya berdansa Samba bersama seorang turis Italia yang menolak disebutkan namanya.

Buat Renata, Piala Dunia yang digelar sebulan ini jadi ajang buatnya dan beberapa temannya untuk berburu cinta pada turis. Sedianya Renata juga tak “sendiri”. Tiga pekan terakhir ini, beberapa kota penyelenggara, terutama Rio de Janeiro, jadi tujuan untuk para jomblo yang hampir semuanya wanita, untuk membanjiri sejumlah Fan Fest dengan gairah serupa dengan Renata.

Betapa tidak? Sama halnya dengan beberapa hasil sensus demografi negara-negara lain, Brasil punya jumlah total wanita lebih banyak dari pria. Jika ingin perbandingan sederhana – hanya ada sembilan pria lajang untuk 10 wanita jomblo yang ada di Brasil, berdasarkan sensus 2010 silam.

Di sisi lain, ada faktor lain yang membuat Renata secara pribadi, sangat menyukai para gringo (sebutan ‘bule’ atau orang asing di Amerika Latin), ketimbang pria lokal Brasil. Biasanya para turis bisa lebih halus sifatnya, persuasif, tampan dan lebih baik.

“Ada begitu banyak pria di mana-mana belakangan ini, sungguh luar biasa. Piala Dunia merupakan berkah Tuhan untuk wanita,” seru Renata, sebagaimana disitat USAToday, Kamis (10/7/2013).

“Mereka tampan, manis, rendah hati dan sangat baik. Mereka menghormati wanita dan tak agresif seperti pria Brasil, yang selalu langsung merangkul dan mencoba mencium Anda. Mereka (turis) lebih sopan,” lanjutnya.

Hal yang sama dirasakan Catia Santiago, janda berusia 35 tahun yang juga single mother. Sebagaimana Renata, Catia juga tak jarang mencoba mencari pasangan baru di lokasi pelesiran ternama di Rio, pantai Copacabana yang dibanjiri para pendatang.

“Saya tak pernah punya cukup uang untuk jalan-jalan. Jadi saya pikir semua pria sama saja seperti pria Brasil – sangat agresif. Sekarang saya bisa lebih tahu tentang para gringo itu dan mereka tak seperti yang saya kira sebelumnya. Saya sendiri sudah berhubungan dengan salah satu dari mereka,” timpal Catia. raw

Oleh Randy Wirayudha | Okezone.com 

Comment Here