Hilangnya Wisnu Tjandra Diduga Terkait Dokumen Artha Graha

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto merilis selebaran orang hilang atas nama Wisnu Tjandra, petinggi Artha Graha | KOMPAS/ FITRI PRAWITASARI | Dibaca 32

JAKARTA – Angpao888.com : Hilangnya Wisnu Tjandra diduga berkaitan dengan hilangnya dokumen milik Artha Graha. Sebab, beberapa saat setelah Wisnu menghilang, manajemen Artha Graha melaporkan adanya kehilangan dokumen. Namun polisi masih mencari hubungan antara hilangnya dokumen, dengan menghilangnya salah satu petinggi Artha Graha itu.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto, mengatakan laporan dokumen hilang masih diproses Direktorat Ekonomi Khusus Polda Metro Jaya. “Belum diketahui apakah dokumen itu penting atau tidak,” kata Rikwanto, Selasa (8/7/2014). Menurut Rikwanto, pelapor Artha Graha menduga dokumen itu ada pada Wisnu.

Seperti diberitakan sebelumnya, laporan hilangnya Wisnu Tjandra telah dicabut oleh keluarga. Wisnu diketahui pergi ke Jawa Tengah dan Yogyakarta dengan alasan menenangkan diri. Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Dwi Priyatno menyebut pihak Artha Graha sempat melaporkan kehilangan dokumen. Namun belum diketahui dokumen apa yang dilaporkan.

Wisnu hilang misterius sejak 11 Mei 2014 lalu. Keluarga melaporkannya ke Polda Metro Jaya dengan laporan polisi 2876/B/V/PMJ/SPKT tertanggal 13 Mei 2014. Dalam laporan itu diketahui bahwa, sebelum menghilang, Wisnu berangkat dari rumahnya di kawasan Ancol, Jakarta Utara, pada Minggu (11/5/2014) sekitar pukul 18.00.

Keluarga tidak mengetahui secara pasti mengenai aktivitas Wisnu karena dia tinggal seorang diri di bilangan Ancol. Sementara itu, keluarganya tinggal di kawasan Cipinang, Jakarta Timur.

Penyidik memperoleh informasi dari keluarga bahwa pada hari Minggu itu, Wisnu pergi dari rumah sekitar pukul 18.00 WIB. Dia berangkat ke kantornya di gedung Artha Graha, Sudirman Central Business District, Jakarta Selatan, dengan mobil Camry B 1818 PAR.

Dia pergi lagi untuk mengambil uang di anjungan tunai mandiri (ATM) di kawasan Sudirman, dengan menumpang taksi Silver Bird. Dari sana, Wisnu langsung menemui seseorang di Hotel Mulia, Senayan. Ia kemudian pergi lagi menuju Gambir, dan kembali lagi ke arah Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat.

Sampai di Thamrin, komunikasi keluarga dengan Wisnu terputus. Dia tidak bisa dihubungi karena alat komunikasi yang dibawa Wisnu semuanya non-aktif. (Ahmad Sabran)

Sumber : Warta Kota 

Comment Here