Islamfobia Alasan Rakyat AS Memberikan Suaranya Buat Donald Trump

Donald Trump | Mother Jones

Donald Trump | Mother Jones

Angpao888.com:  Donald Trump kandidat presiden Amerika Serikat dari Partai Republik pernah mengatakan dia akan melarang seluruh muslim masuk ke Negeri Paman Sam. Kalimat Trump itu tidak lain adalah bentuk dari ketakutan terhadap Islam atau Islamfobia.

Disamping itu Trump pernah menuduh ribuan warga Muslim di New Jersey bersorak-sorai merayakan runtuhnya World Trade Center pada serangan teror 11 September 2001.

Pernyataannya itu kontan kembali mengundang kritik dan protes dari banyak kalangan.

Menurut penelitian terbaru dari lembaga studi Pew yang dilansir surat kabar the Washington Post, Selasa (7/6), para pemilih di Partai Republik melihat kaum pendatang atau imigran bisa mengancam tradisi dan nilai-nilai budaya Amerika. Dari 4.385 responden yang disurvei pada 5 April hingga 2 Mei itu, hanya 21 persen menyatakan orang pendatang atau imigran bisa memperkuat Amerika.

Hanya sekitar 14 persen responden yang menyambut Islam. Populasi Amerika dalam beberapa dekade terakhir memang akan lebih banyak warga kulit hitam, Latin, dan Asia, bukan orang kulit putih. Sikap antipati terhadap Islam di AS meningkat seiring dengan dukungan terhadap Trump.

Sementara responden yang menilai Islam sebagai agama yang ramah kurang menyukai Trump.

Hal inilah yang justru menjelaskan mengapa pernyataan kontroversial Trump soal Islam itu justru membuat para pemilih Republik memberikan suaranya buat Trump.

Sejumlah pengamat menilai besarnya dukungan terhadap Trump dipengaruhi oleh dua faktor utama: ekonomi dan kecemasan rasial. Dalam hal ini kecemasan rasial memberikan suara lebih besar bagi Trump ketimbang alasan ekonomi.

Chris Christie Gubernur di New Jersey menolak tuduhan bahwa Trump adalah sosok yang rasis.

Sementara itu, tokoh Demokrat Abe El-Dewak dari Al Tawheed Islamic Center mengkritik sikap Trump.

“Kalau anda berbohong dan berusaha menggunakan pengaruh, kekuasaan, dan media untuk menjadikan kebohongan itu sebagai fakta, ini akan menimbulkan kemarahan orang,” ujar dia.

Dewak mengatakan, masjidnya disediakan untuk warga menyampaikan suara ke TPS, siapa pun kandidatnya.

Sehingga, masih banyak yang harus dilakukan Trump untuk menjelaskan berbagai komentar yang kontroversial itu.

Sementara itu Pakar ilmu politik dari Hamilton College Philip Klinkner menjelaskan soal dukungan terhadap Trump.

“Dari analisis saya, mereka yang memperlihatkan kebencian terhadap warga Afrika-Amerika, lalu menilai muslim sama dengan kekerasan dan meyakini Presiden Barack Obama adalah muslim, memberikan pandangan positif terhadap sosok Trump,” kata Klinkner. (th)

Baca Juga

Reaksi Anda terhadap artikel ini
  • Menarik
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut
Dibaca 76 kali

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz
Baca Juga:
Song Hye Kyo Artis yang Sering Terjerat Cinta Lokasi

Song Hye Kyo | Entertainment Source: Entertainment ...

Close