Konsumsi Buah Kiwi Saat Sahur, Bebas Lapar Seharian

Ilustrasi Buah Kiwi | Dibaca 32

JAKARTA – Angpao888.com : Rasa lapar saat menjalankan puasa itu biasa. Namun, tetap bugar dan bersemangat hingga waktu berbuka puasa tiba menjadi sesuatu hal yang luar biasa.

Dokter spesialis gizi klinik dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Dr. dr. Fiastuti Witjaksono, Msc. MS. Sp.GK, mengatakan, cobalah mengonsumsi
buah kiwi saat sahur.

“Buah kiwi mengandung indeks glisemik rendah dan kadar serat tinggi, sehingga menjaga kadar gula darah tetap stabil, perut pun tidak cepat lapar saat berpuasa,” kata Fiastuti dalam temu media digelar Kiwi Zespri di Jakarta, Jumat (11/7).

Dia mengatakan, kiwi memiliki kandungan yang kaya akan vitamin C, bahkan tiga kali lipat dari kandungan vitamin C pada buah jeruk dan 10 kali lipat dari kandungan nutrisi pada apel. Karena itu, banyak manfaat kiwi baik bagi tubuh.

Keutamaannya sendiri antara lain membantu menghancurkan protein Saat berpuasa, orang cenderung suka berbuka puasa dengan makanan yang gurih-gurih dan tinggi akan protein. Berbagai riset menemukan, kandungan enzim proteolitik dan actinidin berperan sebagai penghancur protein di lambung dan usus kecil, sehingga lebih mudah dicerna Mengurangi sebah dan kembung Sering merasa kembung dan sebah usai berbuka puasa? Konsumsilah buah kiwi. Kombinasi unik dari serat dan komponen lainnya dalam buah kiwi dapat melancarkan pencernaan dan mengurangi sebah dan kembung di perut.

Serat tidak larut yang tinggi pada kiwi menjaga bakteri baik yang memberi makan sel usus. Konsumsi dua buah kiwi tiap hari terbukti dapat membantu menjaga kesehataan pencernaan.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan Anita Carr dan kawan-kawan dari Universitas of Ottago, mengonsumsi varian buah kiwi sebanyak dua buah per hari dapat mengurangi mood yang buruk, mengurangi kelelahan dan depresi, serta menaikkan semangat. Sementara kelompok yang tidak mengonsumsi kiwi mengalami penurunan total mood disturbance (TMD) atau gangguan suasana hati, kelelahan berkurang sebanyak 38 persen, depresi berkurang sebanyak 34 persen, dan semangat naik sebanyak 31 persen. (Arbi | Harian Terbit)

 

Pages: 1 2 3

Comment Here