KPK Bantah Prabowo Sebut Kebocoran Anggaran Rp 7.200 Triliun Berdasar Data KPK

Debat Capres jilid II. ©2014 merdeka.com/imam buhori | Dibaca 107
444507_07285905122013_abraham_samad_kpk

Abraham Samad

JAKARTA – Angpao888.com : Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah pernyataan calon presiden Prabowo Subianto menyoal adanya kebocoran anggaran keuangan negara mencapai Rp 7.200 triliun.

Bantahan KPK ini menanggapi pernyataan Prabowo saat debat antarcapres di Hotel Gran Melia, Jakarta Selatan, Minggu (16/6/2014) malam. Apalagi saat itu Prabowo mengutip pernyataan Ketua KPK Abraham Samad.

“Memang Pak Ketua pernah menyampaikan mengenai itu. Tapi yang disampaikan itu potensinya. KPK sendiri belum memiliki kajian empiris yang menyebut kebocoran anggaran sampai Rp 7.200 triliun,” ujar juru bicara KPK Johan Budi, Senin (16/6/2014).

Dalam debat antarcapres, Prabowo dengan lantang menyebut ada kebocoran anggaran negara hingga Rp 1.000 triliun. Prabowo bahkan mengungkap kebocoran versi KPK mencapai Rp 7.200 triliun.

Menurut Johan, apa yang disampaikan Abraham merupakan analisa atas potensi kerugian negara dari berbagai sektor. Hanya saja, Johan mengaku hal itu perlu dikaji ulang. “Apakah KPK prenah mengerluakan data resmi kajian itu? Sejauh ini belum pernah ada,” kata Johan. (Tribunnews.com)

 

Pengamat: Angka kebocoran Rp 1.000 triliun Prabowo tak logis

Pengamat pasar modal Poltak Hotradero menanggapi angka kebocoran uang negara sebesar Rp 1.000 triliun yang disebut oleh calon presiden Prabowo Minggu malam sebagai angka yang sulit diterima akal sehat. Demikian tulis portal investasi bareksa.com, Senin 16 Juni 2014.

Dalam akun twitter-nya di @hotradero Poltak memberikan komentar atas perdebatan capres Minggu malam: “Kebocoran Rp 1.000 triliun menjadi aneh. APBN 2014 Rp 1.842 Triliun. PDB (Produk Domestik Bruto) Rp 9.400 triliun. Bagaimana jelaskan bocor Rp 1.000 triliun?”

Poltak pun mengaku tambah bingung dengan angka kebocoran yang lebih besar lagi, Rp 7.200 triliun, yang juga sempat diucapkan oleh Prabowo sebagai angka estimasi dari ketua Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) Abraham Samad.

Salah satu followernya pun merespon dengan menyatakan keheranannya karena sebenarnya indeks persepsi korupsi di Indonesia membaik setiap tahun.

Dalam debat tersebut Prabowo menyampaikan setiap tahunnya terjadi kebocoran anggaran sebesar Rp7.200 triliun berdasarkan data KPK dan sebesar Rp1.000 triliun berdasarkan perhitungan tim ekonomi Prabowo. Padahal jika kita melihat data dibawah ini dalam enam tahun terakhir rata-rata nilai pendapatan negara hanya Rp1.260 triliun per tahun.

Mengacu pada data perhitungan prabowo, artinya nilai kebocoran anggaran mencapai 80 persen dari total pendapatan, apakah itu mungkin?

Jika dilihat nilai PDB Indonesia tahun 2014 hanya Rp9.084 triliun, bagaimana bisa mencapai besaran kebocoran hingga Rp7.200 triliun per tahun?

Pages: 1 2

Comment Here