Masih belum gol, Jerman vs Argentina akhirnya lanjut ke babak extra time

Jerman vs Argentina. ©REUTERS | Dibaca 11

Angpao888.com : Duel klasik tersaji di Stadion Maracana yang mempertemukan Jerman dan Argentina pada babak final Piala Dunia 2014. Hingga 2×45 menit kedua tim masih sama-sama kuat, sehingga tidak ada gol tercipta.

Jerman dan Argentina menyajikan permainan terbuka sehingga memunculkan jual beli serangan di babak pertama. Argentina berhasil mengancam gawang Jerman lebih dulu saat pertandingan baru berjalan empat menit. Gonzalo Higuain yang merangsek dari sisi kanan berhasil melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti, meski bola masih menyamping gawang Jerman.

Sisi kiri pertahanan Jerman yang dinilai sebagai titik lemah, ternyata benar-benar dimanfaatkan oleh para pemain sayap Argentina, dua peluang bagus tercipta dari sini.

Pertama, Lionel Messi yang melakukan sodoran kemudian masuk ke kotak penalti sebelum akhirnya memberikan umpan silang. Sayang umpan tersebut masih bisa diblok Bastian Schweinsteiger. Kedua, Pablo Zabaleta juga melakukan hal yang sama, tapi belum juga membuahkan hasil bagi Albiceleste.

Di menit 20 kesalahan Tony Kroos hampir membuat Stadion Maracana bergemuruh kalau saja Higuain mampu memanfaatkan kesalahan Kroos dengan baik. Higuain sebenarnya sudah berada dalam posisi bebas untuk mencetak gol. Tapi tendangannya justru mengarah ke sebelah kanan gawang Manuel Neuer.

Giliran Jerman sekarang, berawal dari serangan balik di menit 36, Tim Panser hampir mencuri keunggulan bila saja tendangan pemain pengganti, Andrea Schuerrle, tak mampu ditepis kiper Argentina, Sergio Romero.

Messi benar-benar memanfaatkan kecepatan dan lemahnya sisi kiri pertahanan Jerman, pemain terbaik dunia empat kali itu kembali mengancam gawang anak asuh Joachim Loew. Beruntung bola masih bisa disapu bersih oleh Jerome Boateng. Tapi Jerman tak tinggal diam, dan langsung membalas.

Kerja sama Philip Lahm, Miroslav Klose, dan Kroos hampir berbuah manis. Akan tetapi Romero masih sigap mengantisipasinya. Satu menit jelang bubar, Jerman hampir membuat keunggulan kalau saja sundulan Hoewedes tidak dimentahkan tiang. Hingga peluit tandan babak pertama berakhir berbunyi belum juga ada gol tercipta dari kedua tim.

Babak kedua Alejandro Sabella tak ingin lagi menunggu kemenangan lebih lama dengan memasukkan Sergio Aguero menggantikan Lavezzi. Di menit 46 Argentina langsung mengancam lewat sang kapten, Messi. Messi yang berhasil lolos dari jebakan offsides tinggal berhadapan satu lawan satu dengan Neuer, tetapi tendangan mendatarnya masih tipis di samping kiri Neuer.

Berbeda dengan Jerman, rapatnya barisan tengah dan belakang Argentina, membuat Der Panzer baru mendapatkan peluang di menit 60, ketika Lahm mengirimkan umpan lambung ke kotak penalti dari sayap kanan yang kemudian diteruskan oleh sundulan Klose. Sayangnya sundulan Klose masih sangat lemah dan mudah ditangkap Romero.

Selanjutnya pertandingan tidak banyak berubah, Jerman dan Argentina masih belum berhenti untuk saling menekan lini tengah dan belakang masing-masing tim. Meski serangan kedua tim masih mentok di lini pertahanan. Dan sampai babak kedua usai, belum ada juga gol. Pertandingan pun terpaksa dilanjutkan ke babak tambahan.

Berikut data dan fakta Brasil vs Jerman:

Susunan pemain
Jerman (4-2-3-1): Manuel Neuer, Philipp Lahm, Jerome Boateng, Mats Hummels, Benedikt Hoewedes, Tony Kroos, Cristoph Kramer (Andrea Schuerrle 31′), Bastian Schweinsteiger, Mesut Oezil, Thomas Mueller, Miroslav Klose (Mario Goetze) 87′).
Pelatih: Joachim Loew.

Argentina (4-2-3-1): Sergio Romero, Pablo Zabaleta, Martin Demichelis, Ezequiel Garay, Marcos Rojo, Lucas Biglia, Javier Mascherano, Ezequiel Lavezzi (Sergio Aguero 45′), Enzo Perez (Fernando Gago 86′), Lionel Messi (k), Gonzalo Higuain (Rodrigo Palacio 77′).
Pelatih: Alejandro Sabella.
[tts]

Oleh Ibnu Siena | Merdeka.com 

Comment Here