MH370 Kena Tembak Latihan Militer AS-Thailand?

Penyelidik Malaysia kini sedang menginvestigasi dugaan kesengajaan seseorang di kokpit mematikan sistem komunikasi dan mengalihkan MH370 dari rute yang ditentukan — menuju Beijing | Dibaca 196

LONDON – Angpao888.com : Malaysia Airlines Penerbangan MH370 menjadi misteri terbesar dalam dunia penerbangan di Abad ke-21. Bahkan mungkin sepanjang masa. Boeing 777-200 ER itu lenyap dalam penerbangan dari Kuala Lumpur, Malaysia, menuju Beijing, China, pada Sabtu 8 Maret 2014. Lebih dari 2 bulan lalu.

Analisis data satelit dari 7 ‘ping’ MH370 menyimpulkan, pesawat yang membawa 239 orang di dalamnya itu berakhir di Samudera Hindia. Pencarian besar-besaran dilakukan, namun hasilnya nihil. Tak ada bukti fisik keberadaan kapal terbang nahas itu yang ditemukan, apalagi menentukan penyebab tragedi tersebut.

Di tengah ketidakpastian soal penyebab kecelakaan MH370, sebuah buku muncul, menawarkan sebuah teori luar biasa: pesawat milik maskapai negeri jiran tersebut diduga tak sengaja ditembak jatuh dalam latihan militer gabungan Amerika Serikat dan Thailand.

Buku berjudul, ‘Flight MH370: The Mystery’ ditulis oleh Nigel Cawthorne, salah satu pengarang buku paling produktif di Inggris yang sudah menerbitkan 150 buku.

 

Buku-Flight-MH370-Angpao888-09062014Menurut teori dalam buku itu, salah tembak tersebut mungkin telah ditutup-tutupi karena pemerintah tidak ingin ada serangan balasan. Data yang dikirim untuk memandu pencarian — pertama di Selat Malaka dan kemudian ke selatan Samudera Hindia — menurut Cawthorne, adalah tipu muslihat untuk menutupi kenyataan.

Cawthorne mendasarkan teorinya pada saksi mata di Selandia Baru, seorang pekerja rig minyak, Mike McKay yang mengaku melihat bola api di langit dari tempatnya bekerja di Laut China Selatan pada 8 Maret dini hari.

“Sejak pertama saat aku melihat objek (diduga pesawat) hingga api keluar (masih di ketinggian) adalah 10-15 detik. Tidak ada pergerakan lateral, tak jelas apakah itu menuju ke arah kami, tetap di sana, atau menjauh,” kata McKay pada para bosnya dalam surat elektronik sesaat setelah insiden, seperti Liputan6.com kutip dari News.com.au, Senin (19/5/2014).

Pages: 1 2 3

Comment Here