MSI, Terobosan Baru Alat Bantu Deteksi Kanker Tercepat

foto: mc.vanderbilt.edu/bb

Angpao888.com – London : Kini dunia kedokteran telah dimudahkan dengan temuan alat baru, Mass Spectrometry Imaging (MSI). Alat ini merupakan terobosan baru bagi dokter untuk membantu percepat deteksi sel kanker dalam hitungan jam.

Professor Jeremy Nicholson dari Surgery and Cancer mengungkapkan, MSI beri kemudahan pada dokter untuk memproses sampel dan menemukan hingga ribuan komponen kimia yang ada. Tak hanya menunjukkan diagnosis, tes ini juga menunjukkan jenis kanker yang diderita pasien.

“Tes terbaru ini (MSI) memberikan kemungkinan yang sangat besar di masa depan, juga sangat bermanfaat untuk keselamatan pasien,” ungkapnya seperti dikutip dalam Daily Mail (09/01).

Dengan demikian, peneliti mengklaim bahwa dalam waktu dekat, kanker bisa didiagnosis dan sekaligus diketahui jenisnya dalam hitungan jam saja. Saat ini, jenis tes terbaru (MSI) tengah dikembangkan untuk melakukan diagnosis terhadap pasien yang berkemungkinan terkena kanker dengan cara cepat.

Sebelumnya, peneliti sulit menemukan metode yang sesuai untuk bisa menggunakan MSI, yakni sampel jaringan dari pasien kanker harus dikirimkan pada spesialis untuk diteliti terlebih dahulu. Namun bertahun-tahun kemudian para ahli menggunakannya untuk mengdiagnosa kanker dalam hitungan jam saja

Peneliti berharap di masa depan MSI tidak hanya mengurangi jumlah kematian akibat kanker tapi juga digunakan untuk mengembangkan pengobatan bagi penyakit-penyakit lainnya. Metrotvnews.com

 

tabung-analisa-nafas-utk-kankerDeteksi Kanker Pencernaan Lewat Nafas

 

Kini, pemeriksaan diagnosis kanker pencernaan dapat dilakukan melalui nafas. Ini karena para ilmuwan menyatakan telah menemukan alat yang mampu mengidentifikasi kimia yang identik dengan sel tumor serta kanker.

Sebagaimana dikatakan Dailymail, tingkat akurasi alat ini mencapai 76 persen. Para ahli mengatakan, alat ini akan merepresentasikan terobosan baru untuk penapisan penyakit kanker.

Lapisan penyakit kanker memiliki metabolisme yang berbeda dengan sel sehat di dalam tubuh. Sel kanker memproduksi komponen organik volatil (VOCs) yang dapat dideteksi melalui napas pasien.

Dalam teorinya, tumor dan kanker menghasilkan komponen spesifik yang tidak akan ditemukan pada orang sehat.

Ilmuwan dari University Aldo Moro of Bari, Dr Donato Altomare, mengumpulkan sampel napas dari 37 pasien dengan kanker usus dan 42 pasien yang dinyatakan sehat.

Hasilnya menunjukan bahwa pasien dengan kanker kolon memiliki VOCs yang berbeda bila dibandingkan dengan pasien yang dinyatakan sehat.

“Teknik pengumpulan sampel napas ini sangat mudah dan tidak menyakitkan, meskipun metode ini merupakan fase awal yang sedang dikembangkan,”ujar Altomare.

Teknik ini diharapkan dapat membantu identifikasi pasien yang kembali didiagnosa mengalami kanker, meskipun telah menjalani perawatan.

Penapisan lainnya dilakukan dengan mengambil sampel kotoran dan darah (tes darah feses okultisme).

Pemeriksaan napas kini juga disarankan untuk mendiagnosa beberapa jenis penyakit kronis lain, seperti TB dan diabetes. Republika.co.id

 

Pages: 1 2

Comment Here