Salah Ketik ‘KPK’ Komisi Perlindungan Korupsi berakibat Pemecatan

Tjahjo Kumolo | tweeter

Tjahjo Kumolo | tweeter

Jakarta – Angpao888.com: Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo memecat anak buahnya yang salah mengetik kepanjangan Komisi Pemberantasan Korupsi dalam surat resmi Kemendagri. Dalam surat yang dikirim ke KPK tanggal 7 Juni 2016, tujuan surat yang semestinya tertulis “Komisi Pemberantasan Korupsi” malah tertulis “Komisi Perlindungan Korupsi”.

Kesalahan di amplop Kemendagri tersebut dinilai membahayakan hubungan dengan komisi antirasuah itu. Mendagri  Tjahjo Kumolo menilai staf tersebut sengaja mengubah kepanjangan dari singkatan KPK.

“Sikap saya sebagai Mendagri, tegas. Bahwa siapa yang ketik surat nama lembaga KPK salah pasti ada unsur kesengajaan dan kalau benar ada staf yang mengetik sengaja atau tidak sengaja salah, saya sudah minta kepada Sekjen Kemendagri apa pun, siapa pun pegawai tersebut, harus langsung diberhentikan dengan tidak hormat.

Tjahjo merasa staf tersebut sudah mempermalukan lembaga yang dipimpinnya. Kesalahan sepele itu berdampak luas bagi hubungan dua instansi.

Dia berharap pemecatan staf tersebut dapat menjadi pembelajaran bagi staf lainnya untuk lebih teliti dalam mengerjakan surat-menyurat antar-instansi.

“(Pemecatan) Karena sudah mempermalukan Kemendagri dan agar ada efek jera kepada staf lain untuk saling cek ricek, serta hati-hati terkait isi surat dan mengetik alamat kepada siapa surat keluar,” ujar Tjahjo.

Sebelumnya, KPK menerima surat dari Kemendagri pada Selasa, 7 Juni 2016. Pada amplop surat tersebut tertera identitas penerima, atas nama Komisi Perlindungan Korupsi

Baru semalam saya mencari tahu langsung kebenarannya dan benar ada sabotase dari dalam,” tulisnya di Twitter. “Saya memerintahkan kepada Sekjen dan Dirjen Politik, pegawai tersebut harus segera di BAP dan hari ini dipecat tidak hormat.”

Gambar surat salah penyebutan KPK tersebut beredar sejak kemarin. Dalam gambar terlihat, kotak yang memuat tujuan surat tertulis Komisi Perlindungan Korupsi, bukan Komisi Pemberantasan Korupsi.

Salah ketik "KPK' | google

Salah ketik “KPK’ | google

Tjahjo mengklaim instansinya akan segera membuat surat permintaan maaf resmi kepada KPK.

Namun klaim Tjahjo dibantah oleh Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum di Kemendagri, Soedarmo. Menurutnya kesalahan ketik tersebut terjadi tanpa unsur kesengajaan, apalagi sabotase.

Pegawai yang dipecat merupakan staf honorer yang sebenarnya tidak bertugas mengetik surat. Namun dia dilibatkan untuk mempercepat waktu. Tanpa ada pengawasan dan pengecekan.

Kesalahannya itu human error, pegawai masih baru, kebetulan pendidikannya tidak terlalu tinggi yakni SMA. (th)

Baca Juga

Reaksi Anda terhadap artikel ini
  • Menarik
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut
Dibaca 108 kali

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz
Baca Juga:
Waspada Pesisir Selatan Jawa Tinggi Gelombang Mencapai 7 Meter

Gelombang tinggi dan pasang laut menghantam sejumlah wilayah di pesisir...

Close