Tak Ada KTP, Penculik Bayi di RSHS Golput dan akan Diperiksa Besok

Valencia digendong ibunya (kiri) saat check up di RSHS (Foto: Oris/Okezone)

BANDUNG – Angpao888.com : DS, penculik bayi Valencia Yusnita Manurung di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, hingga kini masih dirawat. Kondisinya terus membaik.

“Kondisinya stabil, terus membaik,” kata Kepala Humas dan Protokoler RSHS, Nurul Wulandhani, kepada Okezone, Rabu (9/4/2014).

Saat ini, tim dokter masih fokus memulihkan kondisi pasien yang baru selesai dioperasi pekan lalu itu. “Dia masih dalam masa perbaikan pasca-operasi,” jelasnya.

Ia memastikan DS sudah bisa diajak berkomunikasi. “Kalau bicara sudah bisa. Hanya saja dia tidak bisa ke mana-mana, hanya bisa berbaring,” ungkapnya.

Terkait kondisi psikologis DS, pihak RSHS terus memberikan pelayanan konseling.

Sementara itu, saat disinggung soal pemilu yang berlangsung hari ini, DS tidak bisa menggunakan hak pilihnya. Padahal, petugas KPPS mobile bergerak mengunjungi setiap pasien, termasuk mendatangi DS.

“Tapi yang bersangkutan tidak ada KTP. Jadi dia enggak bisa menggunakan hak pilih,” ucapnya.

Ia sendiri tidak mengetahui pasti kemana KTP DS. “Kalau itu detailnya lebih enak ke pihak kepolisian,” pungkasnya.
987654321012345678908042014indonesiaangpao888 RSHS 615

Kondisi Membaik, Penculik Bayi di RSHS Akan Diperiksa Kamis

Pelaku penculikan bayi Valencia di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Jawa Barat, rencananya akan diperiksa oleh penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Bandung pada Kamis 10 April 2014.

Kasat Reskrim Polrestabes Bandung, AKBP Nugroho Arianto, mengatakan, pihak dokter telah memastikan DS sudah bisa diajak berkomunikasi. Namun, pihaknya akan melakukan pemeriksaan di ruang perawatan, yakni Ruang Kemuning.

”Kondisi fisik dan kejiwannya sekarang sudah membaik dan memungkinkan untuk diperiksa. Hal itu ditunjukkan dari surat yang dikeluarkan oleh pihak rumah sakit yang memastikan kondisi DS sudah membaik,” jelas Nugroho, Selasa (8/4/2014).

Nugroho menambahkan, ia akan mendampingi para penyidik untuk melakukan pemeriksaan.

“Teknisnya nanti kami akan ke rumah sakit. Saya ikut juga ke sana mendampingi empat anggota dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA),” terangnya.

Dalam pemeriksaannya nanti, penyidik akan menggali, mulai dari kronologi hingga motif DS melakukan penculikan.
(ton)

Oleh Tri Ispranoto – Okezone 

Comment Here